MAAF BLOG INI SEDANG DALAM PENGERJAAN.

Senin, 31 Desember 2012

Rebusan Daun Alpukat Berkhasiat Menghancurkan Batu Ginjal

Jangan sepelekan penyakit batu ginjal. Pasalnya, jika dibiarkan berlarut-larut, maka timbunan kristal batu yang terbentuk di dalam ginjal ini perlahan-lahan akan semakin membesar. Dalam kondisi seperti ini, jangan heran jika beragam keluhan seperti sakit pinggang, rasa sakit parah pada bagian perut, mual hingga muntah pun menghinggapi Anda.

Tak hanya itu saja, penyakit batu ginjal pun bisa memicu terjadinya aneka komplikasi. Mulai dari terbentuknya kembali batu ginjal, infeksi saluran urin, penyumbatan pada ureter (saluran kencing), kerusakan sebagian jaringan ginjal, hingga menurunnya atau menghilangnya saluran funsi ginjal yang terkena.

Daun Alpukat.
Untuk mengatasi batu ginjal biasanya dengan memperbanyak minum air putih, terapi gelombang kejut(gelombang ultrasonik) hingga pembedahan. Cara alami dengan meminum rebusan daun alpukat juga bisa menghancurkan batu ginjal. Kandungan flavonoid, alkaloid dan saponin yang terkandung di dalam daun alpukat memang memilki kemampuan untuk membantu meluruhkan batu ginjal dan meningkatkan kinerja ginjal.

Khasiat daun alpukat untuk batu ginjal sudah dikenal sejak 8.000-9.000 tahun yang lalu, meski masih sebatas penelitian empiris. Hal ini juga didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Para peneliti dari Shizuoka University, Jepang. Penelitian ini dilakukan terhadap 40 penderita batu ginjal yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diminta minum air rebusan daun alpukat selama dua minggu setiap pagi dan setiap sore. Sementara, kelompok kedua diminta untuk tidak minum air rebusan daun alpukat.

Setelah dua minggu, kelompok kedua yang tidak minum air rebusan daun alpukat tidak mengalami perubahan apa-apa. Sementara kelompok pertama yang minum air rebusan daun alpukat ternyata berhasil meluruhkan batu ginjalnya melalui proses buang air kecil.

Resep.
Jika Anda tertarik caranya sangat mudah. Pertama-tama ambil 7 lembar daun alpukat yang segar yang berwarna hijau tua lalu cuci di air bersih yang mengalir. Setelahnya daun alpukat yang telah bersih direbus dengan segelas air putih. Rebus 5-10 menit dengan api sedang hingga tersisa ½ gelas air titik. Setelahnya saring daun alpukat hingga tersisa airnya. Tunggu hingga agar dingin, lalu air rebusan yang terasa pahit dan sepet ini langsung diminum setiap pagi dan sore hari. Konsumsi selama 10 hari hingga batu ginjal berupa kerikil atau butiran buih keluar melalui urine (air seni).

Setelah butiran keluar, maka konsumsi rebusan daun alpukat tua ini sebaiknya dihentikan. Pasalnya, jika diteruskan air rebusan daun alpukat yang bersifat kental ditakutkan akan merusak fungsi ginjal Anda. Berikutnya, Anda dianjurkan minum jamu kumis kucing dan meniran. Cara membuatnya mudah. Sebanyak 30 gram kumis kucing dan meniran dibersihkan menggunakan air yang mengalir, setelah itu diseduh seperti menyeduh teh. Tunggu hingga air mendidih lalu masukkan kumis kucing dan meniran. Jamu ini aman dikonsumsi hingga batu ginjalnya benar-benar keluar. Jika diminum sesuai aturan, maka ramuan ini aman diminum dan tidak menimbulkan efek samping yang membahayakan fungsi ginjal.

Batu ginjal merupakan batu yang berada disaluran ginjal atau ureter yang tidak keluar melalui urine atau kotoran dan keringat. Pembentukan batu ginjal dapat terjadi di bagian mana saja dari saluran kemih, tetapi biasanya terbentuk pada dua bagian terbanyak pada ginjal, yaitu di pasu ginjal (renal pelvis) dan calix renalis. Batu dapat sendiri terbentuk dari kalsium, posfat atau kombinasi asam urat yang biasanya larut didalam urine.

Prinsipnya, penyakit batu ginjal bisa menyerang siapa saja yang kurang minum 3 liter sehari dan buang air kecil 2 liter sehari. Jika memperbanyak minum, maka batu ginjal yang berada di saluran ginjal atau ureter akan keluar melalui keringat, urine atau kotoran selain kurang minum, penyebab lain munculnya batu ginjal adalah faktor genetik serta pola makan yang tidak sehat seperti makan jeroan, kuning telur yang berlebih, susu yang lemaknya tinggi dan kacang-kacangan.

Seseorang yang memiliki masalah batu ginjal akan merasakan gejala nyeri kolik. Biasanya nyeri ini terjadi di daerah antara tulang rusuk dan tulang pinggang, yang menjalar ke perut, daerah kemaluan dan paha sebelah dalam. Nyeri kolik ini biasanya tiba-tiba atau kadang sakit dan kadang juga hilang seketika. Jika batu yang berada dalam saluran ginjal ini pindah ke bagian ureter maka rasa sakit terjadi cukup parah pada bagian perut yang diikuti mual dan muntah. Penderita batu ginjal kadang-kadang juga mengalami panas dan kedinginan bila batu melukai ureter.

Cara mengatasi batu ginjal tergantung pada ukurannya. Jika ukurannya kurang dari 5 mm maka bisa disembuhkan dengan obat-obatan dokter dan bahan-bahan alami, seperti yang dijelaskan di atas. Untuk batu ginjal ukuran 5-20 mm, lazimnya disembuhkan dengan terapi ESWL (extracorporal shock wave lithoripsy). ESWL merupakan terapi yang menggunakan gelombang kejut yang ditambahkan dari luar tubuh ke arah batu ginjal sampai batu itu hancur dan serpihannya cukup kecil sehingga dapat dikeluarkan secara alami dengan urinasi (pembuangan melalui urine). Untuk batu ginjal berukuran 30-50 mm di sembuhkan dengan cara PSML (percutaneous nephrolithotripsy). PCNL merupakan guide wire yang dimasukkan melalui kulit dekat pinggang, kemudian dengan membuat lubang kecil menembus masuk kedalam ginjal sampai alat ini menemukan posisi batu ginjal. Sejenis tabung kecil kemudian dimasukkan sepanjang guide wire untuk membuat tunnel. Nantinya melalui tunnel ini dimasukkan instrumen kecil untuk menghancurkan batu ginjal dan mengeluarkan serpihan.

Namun, pengobatan batu ginjal dengan cara alami ataupun medis ini hanya bertahan 5 tahun. Setelah 5 tahun batu ginjal bisa saja muncul kembali. Nah, agar batu ginjal tidak tumbuh kembali maka sebaiknya Anda banyak minum air putih sebanyak 3 liter per hari dan buang air kecil 2 liter per hari. Selain itu, jaga pola makan sehat dengan memperbanyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan serta menghindari makanan seperti jeroan, kuning telur yang berlebihan, susu yang lemaknya tinggi dan kacang-kacangan. Di anjurkan juga untuk berolahraga dan istirahat yang cukup.

Sumber :
http://kulitcantik-drmyrna.com/berita-168-rebusan-daun-alpukat-berkhasiat-menghancurkan-batu-ginjal.html

Minggu, 30 Desember 2012

Manfaat Buah Tomat

Siapa yang tidak mengenal buah tomat? Tomat merupakan salah satu buah yang tidak mengenal musim sehingga mudah ditemukan di mana saja dan kapan saja.

Tomat (Lycopercisum esculentum) pada mulanya ditemukan pertama kali di sekitar Peru, Ekuador dan Bolivia, yang kemudian menyebar dengan cepat ke seluruh pelosok dunia. Malahan orang Perancis menyebutnya sebagai Pomme D’amour atau apel cinta, yang diyakini mampu memulihkan lemah syahwat dan meningkatkan jumlah sperma bagi kaum lelaki.

Buah tomat terdiri dari beberapa varietas, di antaranya adalah tomat buah yang berukuran besar dan sedang, tomat sayur dan tomat ceri (sebesar kelereng). Buah tomat yang berukuran besar dapat digunakan sebagai jus, sedangkan yang sedang atau kecil bisa digunakan sebagai sayur atau sambal. Rasanya woww, enak sekali, dengan harga yang sangat ekonomis, murah dan terjangkau serta mudah didapat di pasar-pasar atau swalayan.

Sumber nutrisi

Apapun varietasnya, tomat ternyata kaya vitamin A ,C, mineral dan zat fitonutrien. Berdasarkan Daftar Komposisi Bahan Makanan yang dikeluarkan Departemen Kesehatan RI tahun 2000, kandungan zat gizi pada buah tomat (dalam 100 gram) adalah sebagai berikut :
* Kalori : 20 kkal
* Protein : 1,0 gram
* Lemak : 0,3 gram
* Karbohidrat : 4,2 gram
* Kalsium : 5 milligram
* Vitamin A : 1.500 SI (Satuan Indonesia)
* Vitamin C : 40 milligram

Manfaat kesehatan

Pigmen tomat yang berwarna merah mengandung lycopene, yaitu zat antioksidan yang dapat menghancurkan radikal bebas dalam tubuh akibat rokok, polusi dan sinar ultra violet. Selain itu lycopene diketahui dapat mencegah kerusakan sel yang dapat mengakibatkan kanker leher rahim, prostat, perut dan pankreas.

Bagi orang yang sedang mengalami demam, tomat mempunyai khasiat antipiretik yang dapat menurunkan demam, sementara seratnya dapat mengatasi gangguan pencernaan seperti sembelit dan wasir.

Bagi wanita yang ingin tampil cantik, mengonsumsi buah tomat sangat dianjurkan, karena dapat menyembuhkan jerawat, mengangkat kotoran pada kulit, mengurangi kelebihan lemak pada kulit dan memiliki peran dalam pembentukan kolagen. Tidak heran bila dalam dunia kecantikan buah tomat sering dimanfaatkan sebagai bahan dasar masker dan pil anti penuaan.

Beberapa manfaat dari tomat
* Mengatasi gusi berdarah atau sariawan
* Mengatasi sembelit
* Melawan stroke dan penyakit jantung
* Mencegah kanker
* Memulihkan fungsi lever
* Sebagai sumber antioksidan alami

Tomat untuk menghaluskan kulit wajah
Tomat selain bisa dikonsumsi sebagai sayur dan minuman (jus), ternyata bisa juga digunakan sebagai masker. Bagi mereka yang memiliki masalah jerawat tak perlu risau, karena dengan bantuan tomat persoalan jerawat akan teratasi.

Caranya bagaimana?

Pertama, peras tomat yang berwarna merah tua.
Kedua, oleskan perasan atau irisan tomat pada lokasi jerawat dan biarkan beberapa saat.
Ketiga, cuci dengan air bersih. Lakukan hal ini setiap hari pada pagi dan sore selama satu minggu, maka wajah akan menjadi lebih halus.

Di samping itu, ternyata kandungan karoten dan vitamin C pada tomat berfungsi sebagai antioksidan sedangkan asam sitratnya dapat mengangkat kotoran dan lemak pada wajah yang berjerawat. Selamat mencoba.

Melihat kenyataan di atas, maka sepatutnyalah kita tidak lagi memandang sebelah mata terhadap buah tomat, karena selain harganya murah, mengandung zat-zat gizi yang cukup tinggi, juga yang terpenting bagi para wanita yang ingin tampak muda atau tampil lebih muda, khasiat tomat tidak perlu diragukan lagi.

Sumber :
http://majalahkesehatan.com/manfaat-buah-tomat/

Sabtu, 29 Desember 2012

Manfaat Buah Sawo bagi Tubuh

Buah sawo sudah cukup dikenal oleh kebanyakan orang Indonesia. Saat sudah matang, buah berwarna coklat dan berbentuk oval ini cukup manis. Seratnya cukup terasa di lidah. Bijinya yang pipih panjang menyelip di antara daging buahnya. Asal buah sawo diperkirakan dari Amerika Tengah yang akhirnya menyebar dan menjadi komoditi di India, Sri Lanka, Indonesia, dan Malaysia. Sebuah pohon sawo dewasa bahkan bisa berbuah hingga 2.000 buah per tahunnya.

Kurang lengkap jika tidak membahas kandungan nutrisi dalam sawo. Di balik bentuknya yang kecil tu, sawo membawa banyak manfaat bagi kesehatan. Dikutip dari NutritionAndYou, berikut ini berbagai fakta kesehatan dari buah sawo:

1. Memakan 100 gram sawo akan memberikan energi sampai 83 kalori dan serat 5,6 gram. Seratnya baik untuk obat sembelit dan membantu melindungi selaput lendir usus dari racun penyebab kanker.

2. Sawo kaya dengan antioksidan polifenol berupa tanin. Tanin bermanfaat sebagai antiradang, antivirus, antibakteri, dan antiparasit. Oleh karena itu, sawo cocok untuk obat diare, wasir, hingga menghentikan perdarahan. Tanin pada sawo juga membantu mengatasi erosif gastritis, refluks esofagitis, enteritis, dan gangguan usus.

3. Sawo mengandung vitamin C sebanyak 24,5 persen per 100 gram. Selain itu, juga mengandung vitamin A. Keduanya memiliki andil dalam menghadang radikal bebas.

4. Buah sawo yang segar mengandung kalium, besi, tembaga, asam folat, niasin, dan asam pentotenan. Senyawa tersebut membantu berbagai proses metabolisme dan produksi enzim tubuh.

Sumber :
http://sidomi.com/151149/manfaat-buah-sawo-bagi-tubuh/

Jumat, 28 Desember 2012

Manfaat Labu Siam Bagi Kesehatan

Ada banyak sekali jenis labu yang bermanfaat untuk kesehatan, yaitu labu air, labu jenis bligo, labu siam dan masih banyak lagi jenis labu lainnya yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita. Kali ini yang akan kita bahas adalah mengenai manfaat labu siam bagi kesehatan tubuh. Labu siam sendiri pertama kali ditemukan oleh Patrick Browne pada tahun 1756 di jamaika. Labu siam ini banyak sekali tumbuh di Asia terutama di beberapa Negara seperti Filiphina, Malaysia dan Indonesia. Selain buah dagingnya yang bisa kita olah menjadi makanan bermanfaat, umbinya juga ternyata sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Walaupun bentuk labu siam ini kurang menarik bahkan tidak karuan, ternyata labu siam ini memiliki banyak manfaat seperti mampu mencegah penyakit kanker, jantung, dan juga baik bagi ibu yang sedang hamil.

Khasiat dan Manfaat Labu Siam
Dari beberapa ulasan di atas, ada banyak sekali manfaat labusiam yang bisa kita dapatkan dan diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Mampu mencegah akan terserangnya penyakit kanker.
2. Mengurangi resiko terserang jantung.
3. Sangat baik dikonsumsi bagi ibu yang sedang hamil muda.
4. Kaya akan serat yang mampu membantu melancarkan pencernaan di dalam tubuh kita.
5. Dapat menurunkan kadar kolesterol.
6. Sangat efektif untuk mencegah hipertensi.

Di atas adalah beberapa manfaat dari labu siam yang bisa kita dapatkan dengan mengkonsumsinya setiap hari secara teratur.

Manfaat Labu Siam Untuk Bayi
Seperti yang sudah dijelaskan di atas adalah manfaat labu siam juga sangat baik untuk ibu hamil, dan tentunya hamil ini selalu mengarah pada satu tujuan yaitu bayi. Bayi membutuhkan nutrisi dan gizi yang cukup agar dapat lahir dengan normal dan sehat. Untuk itu, labu siam ini memiliki beberapa kandungan gizi dan nutrisi yang memang sangat baik untuk bayi. Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan, dengan mengkonsumsi labu siam ini secara teratur mampu membantu meningkatkan daya tahan tubuh bayi yang ada di dalam perut. Untuk itu bagi ibu – ibu yang sedang hamil sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi labu siam ini.

Sumber :
http://makanansehat123.blogspot.com/2012/09/manfaat-labu-siam-bagi-kesehatan.html

Kamis, 27 Desember 2012

Tanaman Kecubung dan Khasiatnya

Tanaman Kecubung termasuk familia Solanaceae. Tempat tumbuh di dataran rendah hingga dataran tinggi, bertanah gembur dan subur. Daerah ketinggian 950 meter di atas permukaan laut, sering tumbuh liar sebagai semak di hutan kecil atau bekas kebun. Untuk pengembangbiakannya buah yang sudah tua dipetik dan bijinya dikeringkan. Biji ini selanjutnya disemai lalu ditanam. Tanaman ini mengandung alkaloid, scopolamine, hyoscymine, dan atropin.

Nama lain dari kecubung di antaranya kecubu (Melayu), kacobhung chobung (Madura), bulutuhe (Gorontalo), padura (Ternate), toru mabo (Nias), atau babotek (Timor).

Beberapa macam penyakit yang dapat diobati oleh kecubung di antaranya:
Asma.
Caranya, ambil 1/2 genggam daun kecubung, jemur, lalu tumbuk halus hingga menjadi serbuk. Gunakan sebagai bumbu rokok beberapa kali sehari.
Bisul.
Caranya, ambil 4 lembar daun kecubung, giling halus, tambahkan kapur sirih dan air. Urapkan pada bisul dan kulit yang sakit sebanyak 2 kali sehari.
Pegel Linu.
Caranya, ambil daun kecubung secukupnya, campurkan dengan bwang merah dan jahe, lalu tumbuk halus. Tempelkan pada bagian yang terasa pegal dan linu. Ulangi sesuai kebutuhan.

Demikianlah artikel mengenai Tanaman Kecubung dan Khasiatnya

Sumber :
http://cara-menanam.com/tanaman-kecubung-dan-khasiatnya/

Rabu, 26 Desember 2012

Buah Sawo Baik untuk Jantung

Selain kaya gula, sawo juga mengandung zat gizi lain seperti mineral, vitamin, karbohidrat, dan serat pangan. Buah ini juga baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Buah sawo (Achras sapota L) cukup dikenal masyarakat Indonesia. Baunya harum dan rasanya manis lezat. Dalam bahasa Inggris, sawo disebut sapodilla, chikoo, atau sapota. Di India, sawo disebut chikoo, di Filipina dikenal sebagai tsiko, dan di Malaysia ciku. Masyarakat Tionghoa menyebut buah sawo sebagai hong xiêm.

Buah sawo matang biasanya dikonsumsi dalam keadaan segar. Rasa getahnya masih sering melekat pada mulut. Dalam kondisi matang, buah ini dapat dibuat menjadi minuman segar atau sebagai campuran es krim. Namun, hal tersebut belum diusahakan secara komersial.

Sawo berasal dari Amerika Tengah dan Meksiko. Di India, Sri Lanka, Filipina, Meksiko, Venezuela, Guatemala, dan Amerika Tengah, buah sawo sudah dibudidayakan secara komersial. Di Indonesia, sawo umumnya dibudidayakan sebagai tanaman pekarangan untuk dinikmati buahnya, terutama di daerah Sumatera Barat, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Biji sawo berwarna hitam berkilat atau coklat kehitaman. Bentuknya pipih dan besar. Biji sawo mengandung saponin, kuersetin, dan minyak sebanyak 23 persen. Biji sawo sebaiknya tidak dikonsumsi karena kandungan asam hidrosianik yang cukup tinggi dapat menjadi racun. Sementara itu, bunga sawo merupakan bahan utama pembuatan parem, yaitu bubuk obat tradisional yang digosokkan pada seluruh badan pada ibu yang baru melahirkan.

Rasa buah sawo yang manis membuat buah ini banyak penggemarnya. Rasa manis ini disebabkan kandungan gula dalam daging buah dengan kadar 16-20 persen.

Bukan hanya gula, dalam daging buah sawo terkandung pula lemak; protein; vitamin A, B, dan C; mineral besi, kalsium, serta fosfor. Komposisi gizi buah sawo dapat dilihat pada tabel.

Buah sawo memiliki kandungan mineral cukup baik. Buah ini merupakan sumber kalium yang baik, yaitu 193 mg/100 g. Di lain pihak, sawo juga memiliki kadar natrium yang rendah, 12 mg/100 g. Perbandingan kandungan kalium dan natrium yang mencapai 16:1 menjadikan sawo sangat baik untuk jantung dan pembuluh darah.

Selain kaya kalium, sawo juga mengandung sejumlah mineral penting lainnya. Kandungan mineral lainnya per 100 gram buah sawo adalah: kalsium (21 mg), magnesium (12 mg), fosfor (12 mg), selenium (0,6 mg), seng (0,1 mg), dan tembaga (0,09 mg).

Sawo juga kaya akan vitamin C, yaitu 14,7 mg/100 g. Konsumsi 100 gram sawo dapat memenuhi 24,5 persen kebutuhan tubuh akan vitamin C setiap hari. Vitamin C dapat bereaksi dengan berbagai mineral di dalam tubuh. Vitamin C berperan penting dalam metabolisme tembaga.

Selain itu, konsumsi vitamin C dalam jumlah cukup dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi. Vitamin C juga dapat berinteraksi dengan berbagai vitamin lain, seperti vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan.

Buah sawo juga mengandung asam folat, 14 mkg/100 g. Asam folat diperlukan tubuh untuk pembentukan sel darah merah. Asam folat juga dapat membantu pencegahan terbentuknya homosistein yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

Vitamin lain yang juga terkandung pada buah sawo adalah: riboflavin, niasin, B6, dan vitamin A. Meskipun dapat digunakan sebagai sumber vitamin dan mineral, sawo sebaiknya tidak diberikan kepada bayi karena getahnya dikhawatirkan akan mengganggu saluran pencernaan.

Buah sawo juga mengandung banyak gula sehingga baik untuk digunakan sebagai sumber energi. Namun, buah ini tidak dianjurkan bagi penderita diabetes melitus karena dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

Empuk dan Mulus Sawo yang siap dikonsumsi adalah sawo matang. Buah mentah tidak enak dimakan karena keras. Rasanya pahit dan kelat disebabkan tingginya kandungan tanin dan kaustik. Sawo yang berkualitas baik adalah sawo yang empuk dan berwarna coklat tua.

Masalah bentuk dan besarnya tidak jadi masalah, yang terpenting kulitnya harus mulus. Jangan memilih sawo yang ada luka, goresan, atau lubang sekecil apa pun. Selain itu, jangan memilih sawo yang memiliki bekas getah di bagian kulit. Sawo yang kulitnya cacat punya daging bagian bawah yang rusak atau keras.

Buah yang telah matang dapat disimpan pada suhu rendah untuk memperpanjang umur simpannya. Buah matang yang disimpan pada suhu 0 derajat celsius dapat bertahan 12-13 hari. Buah yang masih mentah bila disimpan pada suhu 15 derajat celsius dapat bertahan dalam keadaan baik selama 17 hari. Buah sawo mentah yang disimpan pada suhu lebih rendah lebih dari 10 hari tidak akan matang secara normal.

Untuk merangsang supaya cepat matang, sawo perlu diperam, setelah dicuci untuk menghilangkan bagian kulitnya yang mati. Ada beberapa cara pemeraman. Buah ditempatkan dalam wadah yang tertutup (misalnya dalam peti atau karung) selama beberapa hari. Namun, cara pemeraman demikian akan menjadikan buah matang tidak dalam waktu bersamaan. Guna mendapatkan sawo yang matang serentak, buah dimasukkan ke dalam tempat yang tertutup rapat, kemudian diberi karbit atau diasapi.

Buah sawo sangat rawan tercemar mikroba karena kandungan air dan zat gizinya yang tinggi. Geotrichum candidum, Cladosporum oxysporium, dan Penicillium italicum adalah contoh mikroba yang sering terdapat pada buah sawo.

Untuk menjaga agar sawo yang matang tidak diserang mikroba patogen, sebaiknya gunakan fungisida benlate. Perlakuan secara alamiah, tanpa menggunakan zat kimia, sulit sekali untuk mendapatkan hasil terbaik. Oleh karena itu, untuk menjaga keamanan, sebaiknya buah sawo dicuci terlebih dahulu sebelum dimakan. @ Prof Made Astawan Ahli Teknologi Pangan dan Gizi IPB

Sumber : http://kesehatan.kompas.com/read/2010/07/19/0900293/Buah.Sawo.Baik.untuk.Jantung

Selasa, 25 Desember 2012

Buah Sawo dan Khasiatnya

Buah sawo di daerah Sumatra Barat lebih dikenal dengan sebutan saos, walaupun dalam Bahasa Indonesia disebut sawo, warga Minang lebih mengenal buah ini dengan sebutan saos.

Di balik rasanya yang manis, ternyata tersimpan banyak khasiat. Getah buah dan daunnya, bisa digunakan sebagai obat diare. Selain itu, getahnya dapat digunakan untuk campuran gula-gula. Untuk keperluan obat diare, gunakan lebih kurang 15 tetes getah buah muda, kemudian diseduh dengan 1/2 gelas air matang panas. Hasil seduhan diminum sekaligus.

Selain cara tersebut, juga bisa digunakan cara kedua. Ambillah satu buah sawo muda, cuci sampai bersih. Kemudian diparut, lalu diperas dan disaring. Bila perlu, tambahkan sedikit air matang. Selanjutnya diminum, 2 kali sehari. Atau bisa juga dengan menggunakan daun sawo. Sediakan satu mangkok daun, lalu cincang dalam dua gelas air bersih selama 15 menit. Air rebusan, kemudian diminum tiga kali sehari.

Bagi penderita radang mulut, segeralah ambil satu mangkok daun sawo. Lalu cincang dalam 2 gelas air bersih, selama 10 menit. Pakai air hasil rebusan untuk berkumur. Sementara untuk menyembuhkan disentri, ambil 8 buah sawo muda, cuci bersih. Kunyah-kunyah halus dengan garam secukupnya. Sedikit demi sedikit ditelan, lalu minum air hangat. Lakukan 2 kali sehari hingga sembuh.

Berdasarkan penelitian, daun dan batang sawo ternyata mengandung falvonoida. Di samping itu daun juga mengandung saponin dan batangnya juga mengandung tanin. Zat-zat inilah yang mengambil peran penting, dalam menyembuhkan penyakit-penyakit di atas.

Sumber : http://fharmacy.blogspot.com/2009/05/bua-sawo-dan-khasiatnya.html